Hakikat Idul Fitri

Posted on

Alloh Maha Besar, kebesaran Alloh tidak ada tandingannya, tidak ada yang berhak memiliki kebesaran yang hakiki kecuali Alloh SWT. Bulan Ramadhan yang penuh barokah, hikmah dan uswatun hasanah telah meninggalkan kita, bersamaan dengan selesainya kita melaksanakan tugas kewajiban yakni ibadah puasa.

Hari Raya Idul Fitri disebut juga hari Jaizah atau hari Penjamuan, kita telah melewati keletihan, lapar, dahaga selama sebulan dengan penuh kesabaran, maka di hari Idul Fitri Alloh SWT memberi penjamuan kepada kaum muslimin yang berpuasa.

Sabda Nabi Muhammad SAW :

يَا اُمَّةَ مُحَمَّدٍ اُخْرُجُوْا اِلَى رَبِّ كَرِيْمٍ يُعْطِ الْجَزِيْلَ وَيَغْفِرُ الذَّنْبَ الْعَظِيْمَ

Hai umat Muhammad keluarlah, kepada Rabb kalian yang Maha Mulia, Maha Pemurah, yang akan memberi pahala yang banyak sekali, dan mengampuni dosa-dosa.

Bagi yang sungguh-sungguh melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadhan, karena dorongan iman dan mengharap ridho Alloh, akan merasa bahagia dan mendapat kenikmatan yang banyak dalam merayakan Idul Fitri.

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Alloh SWT karena selain menlaksanakan puasa dan berbagai ibadah utama, kita juga telah bisa menunaikan zakat fitrah, inilah salah satu simpati kita terhadap fakir miskin dan inilah salah satu buah hasil dari puasa bulan Ramadhan.

Begitu juga di hari Lebaran, kita telah bisa memakai pakaian yang serba baru. Itu semua adalah nikmat karunia dari Alloh SWT, namun Alloh telah menjelaskan agar kita tidak terlalu mementingkan lahiriah saja, sebab ada pakaian yang lebih baik daripada itu.

Firman Alloh SWT :

يَابَنِيْ ادَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِى سَوْ اتِكُمْ وَرِيْشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذلِكَ خَيْرٌ

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. (QS. Al-A’raf : 26)

Kita tidak dilarang memakai pakaian yang serba baru, malah dianjurkan. Namun disamping memakai pakaian baru dan bersih, jangan lupa hati kita juga harus dibersihkan, ibadah dan akhlak harus ditingkatkan, ingat kepada fakir miskin, anak-anak yatim yang tidak mampu membeli pakaian.

Salah satu ulama berkata :

لَيْسَ اْلعِيْدُ لِمَنْ يَلْبَاسُ جَدِيْدْ وَلَكِنَ اْلعِيْدُ لِمَنْ طَاعَتُهُ يَزِيْدُ

Hakikat Idul Fitri bukanlah pakaian yang baru atau makanan yang banyak dan enak, tapi hakikat Idul Fitri adalah bertambah dan meningkatnya taat dan ketaqwaan kepada Alloh SWT.

Semoga Alloh SWT memberikan keberkahan di Hari Raya Idul Fitri, menerima amal ibadah dan meridhoi kita semua, sehingga kita bisa kembali kepada kesucian. Aamiin.

4 thoughts on “Hakikat Idul Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *