7 Cara Mencegah Kehamilan

Posted on
cara mencegah kehamilan
netdna-ssl.com

Tidak sedikit pasangan yang baru saja menikah tidak ingin memiliki anak terlebih dahulu. Alasannya pun beragam. Ingin fokus pada karier, pendidikan, belum siap, atau ingin menikmati masa berdua dengan pasangan. Dengan begitu banyak pilihan, mencari tahu cara mencegah kehamilan terbaik dapat menjadi tugas yang membingungkan. Nah kalian sekarang tidak perlu cemas lagi, karena artikel ini akan memberikan beberapa cara mencegah kehamilan. Berikut diantanya adalah :

1. KB Steril

Ada beberapa cara sterilisasi yang bisa dilakukan oleh para wanita untuk mencegah terjadinya kehamilan. Misalnya, pemotongan, pengikatan, atau penyegelan untuk menutup lubang fallopi, atau mengikat Rahim (histerektomi). Sterilisasi wanita merupakan cara mencegah kehamilan yang bekerja dengan cara menghentikan saluran sel telur turun ke Rahim. Tempatnya terjadi pembuahan. Kadang, seorang wanita yang menjalani kelahiran Caesar juga sekaligus menjalani sterilisasi secara bersamaan agar tidak perlu lagi dua kali prosedur bedah.

2. Kondom

Cara mencegah kehamilan berikutnya yaitu menggunakan kondom, cara ini merupakan paling mudah untuk dilakukan dan didapatkan. Selain kemampuanya untuk mencegah kehamilan, kondom juga bisa mencegah penularan infeksi menular seksual. Jika digunakan dengan benar, kondom sangat efektif untuk mencegah kehamilan. Sebagian besar kondom terbuat dari lateks, namun terdapat jenis lain untuk yang alergi terhadap lateks. Jika menggunakan pelumas, periksa apakah itu kompatibel dengan jenis kondom digunakan. Contoh kondom lateks hanyak dapat digunakan dengan pelumas berbasis air.

Baca juga :  Bubur Menu MPASI Paling Mudah Dibuat Untuk Bayi Anda

3. Cara mencegah kehamilan dengan Vasektomi

Operasi vasektomi merupakan salah satu alternative cara pencegah kehamilan yang juga disebut sterilisasi untuk pria. Hal ini hanya bisa dilakukan jika pria bersangkutan memutuskan untuk tidak punya anak sama sekali karena sifatnya permanen.

4. Alat kontrasepsi darurat

Jika menggunakan alat kontrasepsi darurat, anda perlu ada dibawah pengawasan seorang dokter. Cara mencegah kehamilan dini ini bisa berlangsung dalam waktu kurang dari 72 jam setelah hubungan seks. Nantinya dokter akan meresepkan obat berupa alat kontrasepsi darurat yang berisi Levonorgestrel. Yang merupakan suatu hormone progesterone sintetik dalam dosis yang tinggi. Namun obat ini hanya mencegah pembuahan, tapi tidak bisa menggagalkan atau menggugurkan pembuahan apabila sudah terjadi.

5. Jangan ejakulasi di dalam

Cara lain yang mudah untuk dilakukan dalam pencegahan hamil yaitu jangan ejakulasi di dalam Rahim. Hal tersebut mencegah sperman bertemu dengan sel telur. Walaupun begitu, cara ini tidak sepenuhnya efektif, karena pria kemungkinan ujung penisnya sudah mengeluarkan cairan sperma sebelum terjadi ejakulasi.

Baca juga :  Beberapa Cara Atasi Mual Saat Hamil

6. IUD atau KB Spiral

Alat kontrasepsi yang juga populer di Indonesia, IUD atau lebih dikenal dengan sebukan KB Spiral merupakan kontrasepsi yang ditanam dalam Rahim. IUD adalah potongan tembaga atau plastik yang ditanam di Rahim untuk mencegah kehamilan. Pemasang KB Spiral ini bisa mencegah kehamilan dalam waktu yang cukup lama sekirat 3 hingga 5 tahun dan ada juga 10 hingga 12 tahun. Pemasangan IUD ini hanya dapat dilakukan oleh dokter kandungan. Walaupun tingkat keberhasilan mencapai angka 99%, KB Spiral ini memiliki efek samping seperti siklus menstruasi yang tidak teratur.

7. KB implant

Cara mencegah kehamilan selanjutnya adalah dengan menggunakan KB Implan. Cara kerja KB Implan ini sama dengan alat kontrasepsi lainnya yaitu melepaskan hormone progestin di dalam tubuh untuk mencegah sperma mencapai sel telur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.