Penyebab dan Cara Mengobati Gatal-Gatal Akibat Dermatitis

Posted on

cara mengobati dermatitis

Gatal-gatal merupakan salah satu permasalahan kulit yang umum terjadi. Ada banyak penyakit kulit yang bisa menimbulkan gatal-gatal salah satunya adalah dermatitis.

Dermatitis merupakan suatu kondisi dimana adanya peradangan pada kulit yang mengakibatkan ruam yang gatal sehingga kulit pun menjadi memerah dan bengkak. Selain itu, kulit yang terkena dermatitis ini juga biasanya mengeluarkan cairan, melepuh, mengembangkan kerak, bahkan sampai mengelupas.

Perlu anda ketahui bahwa penyakit dermatitis ini terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah Dermatitis Kontak. Dimana, dermatitis kontak ini merupakan peradangan kulit yang ditandai dengan timbulnya ruam gatal kemerahan, akibat dari iritasi setelah kontak langsung dengan zat tertentu, atau adanya reaksi alergi terhadap zat tertentu. Dermatitis kontak sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak alergi.

Penyebab Dermatitis Kontak

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa penyebab dari dermatitis kontak alergi ini akibat kulit mengalami reaksi alergi, maupun setelah kontak dengan zat tertentu (alergen) yang menyebabkan tubuh melepaskan zat kimia yang memicu timbulnya rasa gatal serta iritasi pada kulit.  Adapun zat pemicunya diantaranya adalah perhiasan seperti emas atau nikel, sarung tangan latex, produk kecantikan atau parfum, dan tumbuhan poison oak.

Sedangkan dermatitis kontak iritan terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat tertentu yang mengakibatkan rusaknya lapisan pelindung kulit. Beberapa bahan yang menjadi pemicunya adalah seperti zat pembersih, deterjen, kerosene, zat pemutih, dan battery acid.

Cara Mengobati Dermatitis

  1. Cetrizine

Untuk mengobati dermatitis, anda bisa coba menggunakan cetirizine. Cetirizine merupakan obat antihistamin yang bermanfaat untuk meredakan gejala atau keluhan akibat reaksi alergi, seperti gatal pada kulit, tenggorokan, hidung, bersin-bersin, atau biduran. Obat yang bisa ditemukan dan bentuk tablet, sirop, atau obat tetes oral (drops) ini bekerja dengan cara menghambat histamin, yakni senyawa yang terus meningkat jumlahnya serta menyebabkan terjadinya gejala dan reaksi alergi pada saat tubuh terpapar alergen (zat pemicu alergi).

  1. Krim Hidrokortison

Krim hidrokortison merupakan obat golongan kortikosteroid yang berguna untuk meredakan gejala dermatitis.

Salep gatal akibat dermatitis ini harus digunakan sesuai resep dari dokter. Jika digunakan sembarangan, maka krim ini bisa menyebabkan terjadinya penipisan kulit, kemerahan, kulit kering, perih, iritasi, stretch marks, hingga perubahan warna kulit.

  1. Obat Minum Kortikosteroid

Obat yang satu bisa digunakan untuk meredakan dermatitis kontak yang parah. Walaupun demikian, penggunaan obat minum ini harus sesuai anjuran dokter dan tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang lantaran dapat menyebabkan efek samping, seperti diabetes hipertensi, dan osteoporosis.

Sedangkan untuk anak-anak, penggunaan kortikosteroid oral dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan.

  1. Antibiotik

Antibiotik biasanya akan diresepkan dokter bila dermatitis dialami disertai gejala-gejala infeksi, seperti bernanah, nyeri, bengkak, dan demam. Kondisi ini bisa terjadi jika kulit yang gatal digaruk sampai luka, luka-luka inilah yang terpapar oleh bakteri.

  1. Sampo antiketombe

Meskipun bukan obat, tetapi sampo antiketombe bisa digunakan untuk meredakan gejala dermatitis seboroik. Pasalnya, produk ini mengandung senyawa aktif seperti asam salisilat, zinc pyrithione, sulfur, ketoconazole, tar, dan selenium.

  1. Calcineurin inhibitor

Calcineurin inhibitor merupakan obat untuk mengatasi dermatitis. Obat ini bekerja dengan cara menghambat kalsineurin, yakni zat yang mengaktifkan sel-T dari sistem kekebalan tubuh.

Adapun obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan calcineurin inhibitor adalah voclosporin, tacrolimus, dan cyclosporine.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.