Stimulasi yang Tepat untuk Dukung Anak Hebat

Posted on

stimulasi untuk anak hebat

Anak Hebat pasti memiliki orang tua yang hebat pula dan selalu mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Selain nutrisi yang lengkap dan sesuai, pemberian stimulasi juga sangat penting dan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Untuk itu orang tua perlu mengenal dan memahami jenis-jenis stimulasi yang tepat, berapa durasi yang pas dan prinsip-prinsip dalam stimulasi itu sendiri.

Pada penjelasan kali ini, orang tua punya peranan penting dan pemegang kendali dalam memberi stimulasi yang tepat untuk si kecil. Intinya, berikan stimulasi secara rutin dan reguler dalam kegiatan sehari-hari yang sederhana. Patuhi prinsip-prinsip stimulasi yang ada untuk membentuk tumbuh kembang Anak Hebat.

Memberikan Stimulasi Tepat dan Benar untuk Anak Hebat

Untuk memberikan stimulasi yang tepat dan benar untuk si kecil perlu memahami jenis stimulasi, durasi dan juga prinsip-prinsipnya. Selanjutnya akan dijelaskan di bawah ini.

1. Stimulasi Interaktif ‘Memberi dan Menerima’

Jenis stimulasi yang paling tepat adalah kegiatan interaktif ‘memberi dan menerima’, contohnya memberikan senyuman, kemudian jika anak membalas maka balaslah lagi senyuman tersebut. Dengan begitu, otak si kecil akan menerima dan memproses informasi tersebut, hasilnya anak akan memiliki kreativitas yang tinggi.

2. Durasi Tidak Perlu Berlebihan, Tetapi Rutin

Pemberian stimulasi tidak perlu berlebihan atau kurang, tetapi berikan secara rutin dan reguler. Pemberian stimulasi yang reguler akan berdampak lebih positif daripada durasinya panjang tetapi tidak reguler.

3. Mengenali Prinsip Stimulasi Dini

Sebagai orang tua, harus mengenal prinsip-prinsip stimulasi dini yang baik dan benar untuk si kecil, antara lain sebagai berikut:

  • Diberikan berdasarkan rasa cinta dan kasih sayang
  • Dilakukan dalam aktivitas sehari secara menyenangkan dan tidak memaksa
  • Bisa menggunakan alat bantu atau mainan sederhana yang aman
  • Tidak membedakan gender (laki-laki dan perempuan)
  • Diberikan secara bertahap sesuai kemampuan dan perkembangan anak saat itu
  • Dilakukan secara rutin
  • Diberikan dengan seimbang antara perkembangan kepintaran akal, fisik dan sosial
  • Dilakukan pemantauan perkembangan dengan rutin dan kontinyu

Nah, itulah jenis, durasi dan prinsip stimulasi yang perlu dipahami oleh orang tua. Sehingga bisa menentukan stimulasi yang tepat dan benar untuk si kecil. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.