Tahap Pertumbuhan dan Perkembangan Janin yang Harus Anda Ketahui

Posted on

Seorang ibu mana sih di dunia ini yang tidak akan senang saat dirinya sedang hamil? Sebagai seorang ibu, tentu saja kita akan merasakan sangat bahagia dengan kehamilan tersebut. Ya, terang saja demikian, sebab sebentar lagi kita akan dikaruniai seorang bayi.

Berbicara soal kehamilan, mungkin kebanyakan dari ibu hamil sangat penasaran dengan perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya itu. Nah, secara kebetulan juga, pada ulasan kali ini akan membahas seputar perkembangan janin dari waktu ke waktunya. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini :

perkembangan janin

Perkembangan Janin pada Trimester Pertama

Pada trimester pertama kehamilan, biasanya akan terjadi pembentukan kantung ketuban yang menjadi tempat tumbuhnya embrio. Di samping itu, bagian plasenta juga sudah mulai terbentuk sehingga ia dapat berfungsi sebagai penyalur nutrisi dari ibu ke bayinya. Menurut para dokter kandungan, janin yang masih berupa embiro itu memiliki ukuran sebesar kacang hijau. Dengan demikian, maka tak heran jika pada trimester pertama ini anda tidak akan terlihat seperti sedang hamil. Saat memasuki bulan kedua, maka akan ada tonjolan kecil pada tubuh janin yang nantinya akan tumbuh menjadi sepasang kaki dan tangan. Terdapat pula sistem pencernaan serta sistem sensor yang sudah mulai berkembang, dimana fase ini janin dapat berpindah-pindah. Pada akhir trimester kehamilan pertama, panjang dari janin tersebut biasanya akan mencapai 7,6 cm hingga 10 cm dengan berat sekitar 1 ons.

Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Setelah memasuki trimester kehamilan kedua, maka janin yang ada dalam kandungan mengalami kemajuan yang cukup signifikan, terutama pada bagian wajahnya seperti kelopak mata, alis, bulu mata, hingga kuku. Terdapat dua lipatan kecil pada sisi wajah, yang nantinya akan berbentuk menjadi sepasang telinga. Pada fase tersebut juga ia sudah dapat menghisap jempol serta meregangkan tubuhnya. Saat memasuki bulan kelima, maka janin tersebut mulai ditumbuhi dengan rambut pada bagian kepalanya, serta kulit-kulitnya sudah dilapisi lemak yang bernama vernix caseosa. Lemak itu sendiri berfungsi sebagai pelindung tubuhnya dari cairan ketuban. Tak hanya itu, jari jemari calon bayi anda juga sudah mulai terbentuk dengan sempurna. Di akhir trimester kedua ini, biasanya panjang dari janinnya sudah mencapai 12 cm dengan berat sekitar 900 gram.

Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Di trimester kehamilan ketiga maka janin dalam kandungan, akan tercipta lemak-lemak yang menyelimuti tubuh si mungil. Secara otomatis, berat janinnya juga akan bertambah menjadi 1800 gram dengan panjang sekitar 36 cm. Tak hanya itu, janin tersebut sudah dapat merespon rangsangan dari rasa sakit maupun paparan cahaya. Ketika memasuki bulan kedelapan, maka tumbuh kembang si janin akan semakin pesat. Pada fase ini, otak janin sedang dalam proses perkembangan yang optimal, begitu juga dengan bagian sistem internalnya. Dengan demikian, ibu hamil dapat merasakan gerakan-gerakan seperti sebuah tendangan dari dalam perut. Saat memasuki bulan kesembilan, perkembangan dan pertumbuhan janin pun sudah sangat matang. Si mungil sudah dapat mengejapkan mata, menggerakan kepala ke kanan dan ke kiri, serta posisinya yang berubah untuk mempersiapkan kelahirannya. Di akhir trimester kehamilan ketiga, pada umumnya berat janin itu mencapai 3 kg hingga 3,2 kg dengan panjang sampai 46 cm sampai 51 cm.

Itulah tahap pertumbuhan dan perkembangan janin mulai dari trimester kehamilan pertama hingga ketiga. Selain harus mengetahui perkembangan janin, anda juga sudah harus mulai mempersiapkan kelahiran si kecil.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.